Macam-macam Topologi Jaringan, Karakteristik, serta Kelebihan dan Kekurangannya

Macam-macam Topologi Jaringan, Karakteristik, serta Kelebihan dan Kekurangannya
Bisa ditebak! Anda pasti sedang mencari informasi tentang topologi jaringan. Benar, kan?

Istilah topologi jaringan, biasanya melekat pada SMK jurusan TKJ atau mereka yang menekuni dunia IT. Penting bagi kita untuk mengetahui hal tersebut, karena untuk perancangan desain jaringan nantinya.

Kabar baiknya, hari ini akan dibahas macam-macam topologi jaringan beserta kelebihan dan kekurangannya. Selain itu, Anda akan diberitahu bagaimana karakteristik dari masing-masing topologi jaringan tersebut.

Nah, sebelum ke pembahasan intinya, kita akan bahas dulu pengertian dari topologi jaringan, agar lebih memahami lagi. Yuk simak pembahasannya!

Pengertian Topologi Jaringan

Topologi jaringan adalah suatu cara menghubungkan perangkat telekomunikasi yang satu dengan yang lainnya, sehingga membentuk jaringan. Pemilihan topologi, akan mempengaruhi kecepatan komunikasi.

Ada 4 topologi jaringan yang akan kita bahas hari ini.

1. Topologi Bus
2. Topologi Star
3. Topologi Ring
4. Topologi Mesh

Macam-macam Topologi Jaringan

Topologi Bus

Topologi Bus
1. Karakteristik Topologi Bus

  • Node – node dihubungkan secara serial sepanjang kabel, dan pada kedua
  • ujung kabel ditutup dengan terminator.
  • Sangat sederhana dalam instalasi
  • Sangat ekonomis dalam biaya.
  • Paket‐paket data saling bersimpangan pada suatu kabel
  • Tidak diperlukan hub, yang banyak diperlukan adalah Tconnector pada setiap ethernet card.
  • Problem yang sering terjadi adalah jika salah satu node rusak, maka jaringan keseluruhan dapat down, sehingga seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.

2. Kelebihan Topologi Bus

  • Topologi yang sederhana
  • Kabel yang digunakan sedikit untuk menghubungkan komputer‐komputer atau peralatan‐peralatan yang lain.
  • Biayanya lebih murah dibandingkan dengan susunan pengkabelan yang lain.
  • Cukup mudah apabila kita ingin memperluas jaringan pada topologi bus.

3. Kekurangan Topologi Bus

  • Traffic (lalu lintas) yang padat akan sangat memperlambat bus.
  • Setiap barrel connector yang digunakan sebagai penghubung memperlemah sinyal elektrik yang dikirimkan, dan kebanyakan akan menghalangi sinyal untuk dapat diterima dengan benar.
  • Sangat sulit untuk melakukan troubleshoot pada bus.
  • Lebih lambat dibandingkan dengan topologi yang lain.

Topologi Star

Topologi Star
1. Karakteristik Topologi Star

  • Setiap node berkomunikasi langsung dengan konsentrator (HUB)
  • Bila setiap paket data yang masuk ke consentrator (HUB) kemudian di broadcast keseluruh node yang terhubung sangat banyak (misalnya memakai hub 32 port), maka kinerja jaringan akan semakin turun.
  • Sangat mudah dikembangkan.
  • Jika salah satu ethernet card rusak, atau salah satu kabel pada terminal putus, maka keseluruhhan jaringan masih tetap bisa berkomunikasi atau tidak terjadi down pada jaringan keseluruhan tersebut.
  • Tipe kabel yang digunakan biasanya jenis UTP.

2. Kelebihan Topologi Star

  • Cukup mudah untuk mengubah dan menambah komputer ke dalam jaringan yang menggunakan topologi star tanpa mengganggu aktvitas jaringan yang sedang berlangsung.
  • Apabila satu komputer yang mengalami kerusakan dalam jaringan maka computer tersebut tidak akan membuat mati seluruh jaringan star.
  • Kita dapat menggunakan beberapa tipe kabel di dalam jaringan yang sama dengan hub yang dapat mengakomodasi tipe kabel yang berbeda.

3. Kekurangan Topologi Star

  • Memiliki satu titik kesalahan, terletak pada hub. Jika hub pusat mengalami kegagalan, maka seluruh jaringan akan gagal untuk beroperasi.
  • Membutuhkan lebih banyak kabel karena semua kabel jaringan harus ditarik ke satu central point, jadi lebih banyak membutuhkan lebih banyak kabel daripada topologi jaringan yang lain.
  • Jumlah terminal terbatas, tergantung dari port yang ada pada hub.
  • Lalu lintas data yang padat dapat menyebabkan jaringan bekerja lebih lambat

Topologi Ring

Topologi ring
1. Karakteristik Topologi Ring

  • Node‐node dihubungkan secara serial di sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan seperti lingkaran.
  • Sangat sederhana dalam layout seperti jenis topologi bus.
  • Paket‐paket data dapat mengalir dalam satu arah (kekiri atau kekanan)
  • sehingga collision dapat dihindarkan.
  • Problem yang dihadapi sama dengan topologi bus, yaitu: jika salah satu node rusak maka seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
  • Tipe kabel yang digunakan biasanya kabel UTP atau Patch Cable (IBM tipe 6).

2. Kelebihan Topologi Ring

  • Data mengalir dalam satu arah sehingga terjadinya collision dapat dihindarkan.
  • Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanan dari server.
  • Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat, karena data dapat bergerak ke kiri atau ke kanan.
  • Waktu untuk mengakses data lebih optimal.

3. Kekurangan Topologi Ring

  • Apabila ada satu komputer dalam ring yang gagal berfungsi, maka akan mempengaruhi keseluruhan jaringan.
  • Menambah atau mengurangi computer akan mengacaukan jaringan.
  • Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.

Topologi Mesh

Topologi Mesh
1. Karakteristik Topologi Mesh

  • Topologi mesh memiliki hubungan yang berlebihan antara peralatan‐peralatan yang ada.
  • Susunannya pada setiap peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lain.
  • Jika jumlah peralatan yang terhubung sangat banyak, tentunya ini akan sangat sulit sekali untuk dikendalikan dibandingkan hanya sedikit peralatan saja yang terhubung.

2. Kelebihan Topologi Mesh

  • Keuntungan utama dari penggunaan topologi mesh adalah fault tolerance.
  • Terjaminnya kapasitas channel komunikasi, karena memiliki hubungan yang berlebih.
  • Relatif lebih mudah untuk dilakukan troubleshoot.

3. Kekurangan Topologi Mesh

  • Sulitnya pada saat melakukan instalasi dan melakukan konfigurasi ulang saat jumlah komputer dan peralatan‐peralatan yang terhubung semakin meningkat jumlahnya.
  • Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih.

Penutup

Sebenarnya masih ada lagi jenis topologi jaringan lainnya. Namun, keempat topologi jaringan di atas biasanya muncul di tugas sekolah atau ujian sekolah.

Baca Juga: Macam-macam Komponen TIK

Demikianlah artikel tentang macam-macam topologi jaringan beserta karakteristik, kelebihan dan kekurangannya. Semoga dapat bermanfaat.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url